Orasi Nurani
Oleh : Farah Alfianah
Tak menghirau cemas
Keringat bercucur deras mengharap emas
Bergerak mengendap
Melawan rasa takutku dalam gelap
Pak, napas kami terhimpit
Perut kami melilit
Hanya karena tak punya duit
Kritik saran kami dipersulit
Masa kritis rakyat
Seolah menjadi ajang para petinggi terkikik hebat
Kami merasa bukan sedang dijajah wabah
Melainkan dijajah oleh pemerintah
Club-club malam menyala terang
Para pedagang diusir agar segera pulang
Banyak tempat ibadah disegeli
Lantas dimana letak hati nurani?
Mulutku enggan lagi untuk terbungkam
Melihat indah ibuku kian temaram
Bumi sudah semakin tua
Namun kita lupa cara menjadi manusia
